PT SPECTRA INTI TECHNOLOGY

Pelayanan coldstorage, chiller, IQF, ABF
Pesan Produk Sekarang

ARTIKEL IQF


PENDAHULUAN

Cold storage sendiri mempunyai arti yaitu ruangan/ Gudang yang dirancang khusus menggunakan kondisi suhu tertentu dan digunakan untuk menyimpan berbagai macam produk. Salah satu cara pembekuan yang efiensi adalah pembekuan cepat, salah satu mesin pendukung diantaranya yaitu mesin IQF (Individual Quick Freezer) yaitu pembekuan bahan satu persatu dengan waktu yang singkat. Cairan pendingin yang digunakan untuk proses pembekuan adalah cairan ammonia.

 

PENGERTIAN

Mesin IQF merupakan mesin yang digunakan dalam proses pembekuan bahan pangan dalam area yang sama dan tiap satuan produk diatur jaraknya. Makanan yang dibekukan dengan pembekuan IQF akan dibekukan terpisah- pisah atau satu persatu dengan waktu yang singkat dan cairan pendingin yang digunakan adalah cairan amonia atau nitrogen. Produk yang telah diletakkan di konveyor akan dihembuskan udara dingin sekitar -119°F hingga -121°F. Gas masuk ke dalam blower yang akan diubah menjadi gas pendingin pada suhu tersebut. Mesin IQF akan mengalami defrost 8 jam sekali selama 30 menit untuk mencairkan blok es yang menutupi bagian depan evaporator. Sedangkan untuk proses pembekuannya biasanya selama 6-8 menit. Blower yang berada didalam mesin akan memisahkan produk sehingga setelah selesai dibekukan produk tidak akan menggumpal dengan produk yang lain.

 

KOMPONEN MESIN IQF

Kompresor untuk menggerakan system refrigerasi, kondensor alat untuk mengkondensasi cairan refrigerant, shipon tank alat pemisah antara liquid(cairan) amoniak dengan uap amoniak yang belum terkondensasikan, receiver tank untuk menampung cairan refrigerant, inter cooler untuk mendinginkan atau mengurangi superheat uap refrigerant dari kompersor TK I yang akan dimapatkan lagi pada kompresor TK II, separator liquid tank adalah tangki yang digunakan untuk menampung bahan refrigerant bersuhu rendah, pompa liquid untuk memompa refrigerant cair yang berada pada tabung lowpressure.

 


Cara pengoperasian ada 3 tahap:

·         Sebelum menyalahkan mesin IQF:

·         Nyalakan inverter kompresor pada posisi on

·         Nyalakan kipas dan pompa pada kondensor pada posisi on

·         Nyalakan air purger dan pompa oli pada posisi on

·         Nyalakan selector switch pada posisi on untuk mengalirkan listrik pada solenoid valve

·         Tekan START pada layar touch screen pada kompresor

·         Jika suhu pada separator liquid tank sudah rendah sekitar -20 C

·         Maka buka saluran pada mesin IQF pada posisi ON

·         Tekan pompa liquid posisi ON Pada waktu menyalakan mesin mesin IQF:

·         Pada layar touch screen mesin IQF tekan tombol systempada posisi on

·         Tekan cooler switch pada posisi on guna untuk menyalakan blower

·         tekan refrigerant posisi on untuk mengalirkan refrigerant pada evaporator

·         sebelum konveyor dinyalakan atur terlebih dahulu kecepatan konveyor sesuai dengan size udang yang dibekukan

·         jika sudah diatur batas kecepatan maka tekan konveyor posisi on Pada waktu mematikan mesin IQF:

·         Konveyor dan refrigeration tekan posisi off

·         Tekan cooler switch pada posisi off

·         Jika sudah dimatikan semuanya baru bisa dimatikan pada atombol systemposisi off

·         Rpmpada inverter pada kompresor harus berada di 3000 rpm

·         Lalu matikan solenoid valve

·         Kompresor dimatikan dengan cara menurunkan tekanan kompresor sampai 0

·         Lalu matikan kompresor pada posisi off

·         Matikan kipas kondensor dan air purge


Optimalisasi mesin IQF ada 3 tahapan

Sebelum Pengoperasian : kondisi mesin IQF harus dalam keadaan baik, menurunkan suhu tekanan pada separator liquid tank baru bisa disuplaykan ke mesin IQF, bertujuan agar evaporator pada mesin lebih optimal, udang yang akan dibekukan, suhunya harus rendah sekitar 0°C Sampai 4°C, melakukan pemanasan awal (precooling) pada mesin terlebih dahulu. Biasanya pemanasan awal membutuhkan waktu 1,5 – 2 jam, pada pipa saluran sistem refrigerasi dilapisi dengan PIYU (Polyyuritant).

 

Pada waktu Pengoperasian : setiap 1 jam sekali dilakukan penjurnalan mesin selama beroperasi, jika suhu pada mesin IQF tidak mencapai batas yang di inginkan, maka akan menyalakan kompresor lagi untuk menambah laju cairan amonia agar suhu amonia dapat tercapai, mengatur kecepatan konveyor sesuai dengan size udang yang akan dibekukan, agar udang beku dengan maksimal, menambah konveyor tambahan berguna untuk menata udang sebelum masuk mesin IQF, agar udang tidak menempel dengan yang lain, spray udara harus terbebas dari bunga es, agar hembusan udara dingin bisa keluar secara optimal, ika evaporator mengalami defrost, segera nyalakan heater pada mesin IQF, agar proses produksi lancar.

 

Pada waktu pengoperasian : jika mesin sudah selesai dipakai maka segera bersihkan sisa – sisa kotoran pada mesin tersebut, sebelum mematikan kompresor biasanya menurunkan tekanan pada kompresor, agar kompresor lebih awet.

Komponen mesin IQF terdiri dari sebagai berikut : kompresor screw, evaporatif kondensor, shipon tank, receiver tank, separator liquid tank, evaporator, blower, spray udara, konveyor.

Alat bantu mesin IQF terdiri dari sebagai berikut : oli separator, selenoid valve, switch level liquid, high dan low pressure, inter cooler, heater, pompa liquid, pompa oli.

 

CARA PERAWATAN MESIN IQF

Cara perawatan mesin IQF yang dilakukan dalam sehari-hari yaitu dengan cata penyemprotan air setelah selesai digunakan dan selalu menjaga kebersihan mesin IQF. Sedangkan untuk perawatan khusus dengan mendatangkan teknisi khusus yang menangani mesin IQF tersebut secara berkala.

 

KELEBIHAN & KEKURANGAN MENGGUNAKAN MESIN IQF

Kelebihan: proses pembekuan lebih cepat dan produk tidak menggumpal serta menjaga kualitas bahan makanan.Kekurangan: butiran es mudah menempel pada produk dan terjadinya efek freeze burn

Koleksi Produk Lainnya :

Posting Komentar

 
Copyright © 2022. - Design: Aida Dwi Hapsari